YARIS UNTUK SALATIGA
Bersama-sama dengan rakyat berusaha mewujudkan visi dan misi agar tidak sekedar menjadi impian dan janji-janji yang belum terwujud....Bijaksana berarti mengetahui tentang keinginan, kebutuhan, hasrat, keindahan dan untuk itu dibutuhkan kekuatan dan tanggung jawab yang sangat besar


Tampilkan postingan dengan label cebongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cebongan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 April 2011

Yaris Akan Kembangkan Salatiga Jadi Kota Jasa dan Perdagangan

Salatiga, CyberNews. Dengan bekal pengalamannya sebagai seorang pengusaha dan DPRD Kota Salatiga, calon wali kota Yuliyanto SE MM akan mengembangkan Salatiga sebagai kota jasa dan perdagangan. Cawali asli Salatiga itu juga akan memberikan perhatian kepada para pedagang kecil dan menengah, dengan memberikan permodalan usaha, agar mereka bisa berusaha sehingga kehidupan mereka bisa lebih baik dari sebelumnya. "Sebagai orang asli Salatiga, saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk Salatiga," kata Yuliyanto.
Pengalaman Yuliyanto yang kelahiran Dukuh Jagalan, Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo itu akan ditambah dengan kapasitas pasangannya H Muhammad Haris SS MSi sebagai seorang cendekiawan dan juga pendidik. Dukungan kelompok masyarakat terhadap pasangan cawali-cawawali, Yuliyanto-H Muhammad Haris SS MSi (Yaris) dalam Pilwakot 8 Mei 2011 mendatang memang terus meningkat.

( Basuni Hariwoto / CN14 / JBSM )
nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com

Senin, 11 April 2011

Yaris Bertekad Ciptakan Pendidikan Berkualitas

Salatiga, CyberNews. Sebagai kota pendidikan, Salatiga harus memiliki pendidikan yang berkualitas, karena hal itu akan menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Pasangan nomor urut 3 Yuliyanto SE MM-H Muhammad Haris SS MSi (Yaris), memiliki visi misi yang jelas untuk menjadikan pendidikan berkualitas sebagai salah satu keunggulan yang dimilliki Kota Salatiga.
Hal tersebut dikemukakan calon wali kota Yuliyanto, saat memberikan bantuan pendidikan kepada Yayasan Pendidikan Tarbiyatul Banin 58 Isep-isep, Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo. Bantuan diterima langsung oleh Ketua Yayasan Sumi Hendrayani. "Pendidikan yang berkuaalitas untuk menghasilkan SDM yang unggul dan semua anak harus memperoleh pendidikan tanpa terkecuali adalah salah satu bidang unggulan Yaris," tutur Yuliyanto.
Pria kelahiran Dukuh Jagalan, Cebongan itu.mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut sebagai penambahan fasilitas infrastruktur kepada yayasan. Selain itu, juga sebagai bentuk bila pasangan yang diusung koalisi PIS-PKS-PPP dan Partai Demokrat itu komitmen dalam dunia pendidikan.
Yuliyanto adalah sukses pengusaha dan memiliki kemampuan dalam bidang pengembangan dan pembangunan fisik. Sedang Haris adalah seorang cendikiawan dan pendidik, sehingga memiliki keahlian dalam bidang nonfisik.
"Kami sangat senang dibantu pasangan Yaris, karena selama ini fasilitas kami kurang memadai. Ini sangat berguna bagi kami untuk mengembangkan pendidikan dan sarana supaya menjadi lebih baik dan maksimal," ujarnya.
Baik Sumi dan Ashuri, sesepuh sekaligus pendiri yayasan menandaskan, terkait dengan Pilwalkot 2011, mereka siap untuk mendukung dan mensukseskan pasangan nomor urut 3 itu agar menang, sehingga perhatian pemkot kepada dunia pendidikan di Kota Salatiga semakin serius.
"Kami semua siap mendukung Yaris, karena meraka telah terbukti memperhatikan pendidikan. Mereka masih muda tapi mempunyai visi misi dan wawasan kedepan sangat baik. Mas Yuliyanto juga asli kelahiran Kota Salatiga, sehingga dia tahu persis bagaimana kondisi kota ini dan memiliki keinginan untuk memajukan tanah kelahirannya," tegas Ashuri.

( Basuni Hariwoto / CN26 / JBSM )
  nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com

Senin, 04 April 2011

Jangan Gunakan Isu Agama di Pilwalkot 2011

image
Salatiga, CyberNews. Isu-isu tentang keagamaan jangan digunakan dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali  Kota (Pilwalkot) 2011. Pasalnya, hal itu bisa membenturkan umat beragama serta merusak tatanan kerukunan umat beragama yang saat ini sudah terjalin dengan baik di Kota Salatiga.
Hal tersebut dikemukakan pengurus Badan Koordinasi Gereja se-Salatiga (BKGS) Pendeta DR Surya Kusuma STh MMi, saat menerima pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor urut tiga, Yuliyanto SE MM-H Muhammad Haris SS MSi (Yaris), Senin, (4/4).
Surya juga mengharapkan agar siapa pun yang nantinya menang dan terpilih, agar tidak melecehkan calon lain yang tidak terpilih. "Yang menang ojo dumeh, sedangkan yang tidak terpilih agar bisa menerima dengan hati yang tenang dan tabah," tandas Surya Kusuma, di hadapan pasangan Yaris, yang saat itu hadir didampingi isteri masing-masing.
Dalam kesempatan yang dihadiri beberapa pendeta dari berbagai gereja tersebut, Yaris berkesempatan untuk memperkenalkan diri. Haris mengatakan, dirinya merasa senang dan bahagia karena bisa bertemu langsung dengan para pendeta untuk bertukar pikiran.
Selama ini, banyak isu yang tidak benar yang ditujukan kepada dia dan isterinya, terlebih menyangkut masalah kebersamaan dalam kehidupan beragama. Padahal, menjalankan ibadah merupakan hubungan personal antara manusia dengan Tuhan.
Sementara hubungan sosial kemasyarakatan antar umat beragama harus tetap terjalin harmonis. "Yaris sendiri selalu sepakat untuk menjaga kebersamaan yang selama ini berjalan baik,” ujarnya.
Hal senada ditandaskan Yuliyanto. "Selama ini kehidupan umat beragama di Salatiga sudah terjalin dengan baik, itu yang harus senantiasa dipertahankan," tegas pria kelahiran Jagalan, Cebongan, Argomulyo tersebut .

( Basuni Hariwoto / CN26 / JBSM )
nikmati berita terkini lewat http://suaramerdeka.com

Jumat, 01 April 2011

Yaris Kunjungi Tokoh Umat Katholik

Salatiga, CyberNews. Bila diberi amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, pasangan nomor urut tiga Yuliyanto SE MM-H Muhammad Haris SS MSi memiliki beberapa prinsip yang akan selalu dijunjung tinggi. Yakni prinsip kebaikan dan kesinambungan dan prinsip kebersamaan dan keragaman. Selain itu, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, maka bidang pendidikan dan kesehatan akan menjadi salah satu prioritas dalam membangun Kota Salatiga lima tahun ke depan.
Hal tersebut dikemukakan pasangan Yaris saat bersilaturahmi dengan tokoh pemuka agama Katholik Romo Yeremias Balapito Duan MSF di gedung Pastoran Gereja Santo Paulus Miki yang ada di Jalan Diponegoro, Jumat (1/4). Kepada Romo Yeremias, Yuliyanto mengatakan bila sebagai orang Salatiga asli, dia mengetahui bila Salatiga sejak dahulu dikenal sangat majemuk, yang terdiri atas berbagai suku, agama dan golongan.
"Saat bersekolah di SMP Stella Matutina, saya juga sering dimarahi suster karena mereka mengajar dengan disiplin," kata pria kelahiran Cebongan. Sontak, hal itu membuat mereka yang ada di ruangan tersenyum, termasuk Romo Yeremias. Dalam kesempatan itu, Yaris kembali menandaskan bila mereka menjunjung pluralisme, dan kemajemukan itulah yang membuat Salatiga dijuluki Indonesia mini.
Romo Yeremias sendiri mengungkapkan, bila memang pasangan Yaris diberi kuasa Tuhan untuk memimpin masyarakat dan Kota Salatiga lima tahun ke depan, maka dia menitipkan kelompok miskin, kecil, lemah, tersingkir dan difabel untuk bisa diayomi serta lebih diberdayakan. Karena sampai saat ini, kelompok itu masih banyak yang belum mendapatkan perhatian yang baik.

( Basuni Hariwoto / CN14 / JBSM )
  nikmati berita terkini lewat http://suaramerdeka.com

Senin, 21 Maret 2011

Yaris Targetkan Menang dengan 40% Suara

Salatiga, CyberNews. Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Yuliyanto SE MM-H Muhammad Haris SS MSi (Yaris) mentargetkan memenangkan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) 2011 mendatang, dengan perolehan suara minimal 40%.
Saat ini mereka telah menyiapkan para kader yang tersebar merata di 22 kelurahan untuk menjadi ujung tombak pemenangan pasangan yang diusung koalisi PIS-PKS-PPP dan Partai Demokrat tersebut.
Tekad kemenangan itu ditandaskan bakal calon wali kota Yuliyanto, tatkala berkunjung ke kantor pemasaran Suara Merdeka dan Wawasan Salatiga yang ada di Ruko Wijaya Square Blok B2, Jalan Diponegoro, Sidorejo (21/3).
Yuliyanto yang datang didampingi Titik Kirnaningsih isterinya, diterima oleh kepala pemasaran Suara Merdeka Salatiga Muhammad Eko Fitriyanto dan kepala pemasaran Wawasan Ahmad Mauludin. "Dengan kerja keras dan dukungan dari segenap kader dan juga simpatisan, kami bertekad menang di Pilwalkot 2011 dengan sedikitnya 40% suara," kata pria asli Salatiga tersebut mantap.
Yuliyanto, yang lahir di Dukuh Jagalan, Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo itu mengemukakan, sejak berdiri hingga sekarang, Salatiga belum pernah dipimpin oleh orang asli Salatiga. Hal itulah salah satu dasar dirinya maju dalam Pilwalkot.
Titik Kirnaningsih menceritakan, saat menikah Yuliyanto banyak mendapat tawaran untuk bekerja di Jakarta dari banyak pihak. Tapi suaminya tidak mau karena ingin bekerja di Salatiga dan membangun serta berkarya di kota yang menjdi kelahirannya.
"Saya maju salah satunya karena kecintaan dan kepedulian terhadap Salatiga yang kita cintai bersama," tegas alumnus SD Inpres Cebongan, SMP Stella Martutina dan SMAN 2 Salatiga serta Fakultas Ekonomi UII dan Pascasarjana UGM tersebut.
Lebih lanjut, Yuliyanto yang duduk di Komis III (Bidang Pembangunan) DPRD Kota Salatiga, namun tengah cuti itu menegaskan, media massa memiliki peranan yang sangat penting dalam sosialisasi tentang Pilwalkot 2011 serta tentang keberadaan, kiprah dan kinerja dari masing-masing pasangan yang akan bertanding itu sendiri.

( Basuni Hariwoto / CN26 / JBSM )
nikmati berita terkini lewat http://suaramerdeka.com

Minggu, 20 Maret 2011

Yaris Perkuat Dukungan Perkotaan

Salatiga, CyberNews. Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga Yuliyanto SE MM dan H Muhammad Haris SS MSi (Yaris) terus melakukan konsolidasi. Duet yag diusung koalisi PIS-PKS-PPP dan Partai Demokrat itu akan memanfaatkan waktu tersisa menjelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) 2011 dengan memperkuat dukungan di wilayah perkotaan.
Hal itu dilakukan dengan cara meningkatkan sosialisasi dan temu warga, baik tingkat RT, RW serta kelurahan yang ada di perkotaan. Serta dilakukan pendataan. "Kami akan terus meningkatkan silaturahim dan sosialisasi ke berbagai kelompok masyarakat, baik yang dilakukan langsung Yaris atau tim sukses," tutur Yuliyanto.
Pria yang lahir di Dukuh Jagalan, Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo itu mengatakan, selama ini undangan masyarakat perkotaan akan kegiatan yang harus didatangi pasangan Yaris meningkat pesat. Yuliyanto mengatakan, dia harus berbagi tugas dengan Haris untuk terus melakukan sosialisasi di masyarakat. "Undangan sosialisasi dari masyarakat sangat banyak, sehingga kalau saya sendiri tentunya waktu tidak mencukupi," terangnya.
Anggota DPRD Kota Salatiga itu mengungkapkan, dalam sehari semalam, rata-rata dirinya bisa menghadiri 10 kali sosialisasi, di empat wilayah kecamatan. Yaris sendiri telah melakukan pemantapan dan pendataan kader dan simpatisan di daerah pinggiran (daerah Sabuk). Pendataan dilakukan para kader telah mendapat dukungan sekitar 50%. "Sampai saat ini pemantapan terus berjalan di 22 kelurahan di Kota Salatiga," tandas Yuliyanto.

( Basuni Hariwoto / CN14 / JBSM )
nikmati berita terkini lewat http://suaramerdeka.com

Kamis, 10 Februari 2011

PEDULI PENDIDIKAN

SALATIGA-Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi perhatian Yuliyanto, pengusaha asal Cebongan Salatiga. Pasalnya pelayanan dan sarana prasarana PAUD sampai saat ini belum memadai. “Kalau kita diamkan Hal akan berdampak pada pendidikan anak-anak kita,” ujar Yuliyanto disela-sela peninjauan pembangunan PAUD di Kauman Kidul.

Agus Tohir Pendiri PAUD Sinar Mentari mengaku, senang telah mendapkan bantuan material untuk melanjutkan proses pembangunannya. Selain itu, bantuan yang diberikan memberikan dampak yang positif terhadap masyarakat.”Kami sangan terbantu atas bantuan yang telah diberikan pak Yuliyanto, kalau tidak dibantu tentunya kami tidak bisa melanjutkan pelaksanaan pembangunannya,” ujar gembiranya.

Sementara Kepala PAUD Sinar Mentari Umi Zumairoh mengatakan, PAUD yang dibangun diatas tanah seluas 8 meter seyogyanya harus sudah selesai pembangunannya.”Namun karena kita mengalami kendala, terutama material akhirnya jadi molor. Dengan bantuan yang diberikan Pak Yuliyanto, kami bias bernafas lega, bisa karena pembangunannya bisa dilanjutkan kembali,” terangnya.

Dia juga mengaku, PAUD yang diketuainya terdapat puluhan siswa dari beberapa daerah “disekitarnya.”Masyarakat memberikan respon baik terhadap bantuan ini. Sehingga proses pembanguna dan tenaga dilakukan secara gotong royong,” ujarnya

Terpisah Yuliyanto juga memberikan bantuan kepada masyarakat Cebongan Salatiga. Bantuan yang diwujudkan dalam bentuk peralon tersebut untu melengkapi sarana kamar mandi umum masyarakat sekitar. Mengingat fasilitas umum terutama kamar mandi masih sangat terbatas. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pak Yuliyanto, atas bantuan yang telah diberikan,” terang Sugiri warga Cebongan.

Joko berharap masyarakat mengerti dan menggunakan fasilitas umum tersebut dengan baik.” Terutama merawat dan menjaganya, karena sebagai masyarakat yang baik tidak menyianyiakan bantuan yang telah diberikan pak Yuliyanto,” tandasnya.