YARIS UNTUK SALATIGA
Bersama-sama dengan rakyat berusaha mewujudkan visi dan misi agar tidak sekedar menjadi impian dan janji-janji yang belum terwujud....Bijaksana berarti mengetahui tentang keinginan, kebutuhan, hasrat, keindahan dan untuk itu dibutuhkan kekuatan dan tanggung jawab yang sangat besar


Minggu, 10 April 2011

Gembleng Kader, Yaris Makin Solid

Salatiga, CyberNews. Semakin dekat pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) 2011, pasangan nomor urut 3, Yuliyanto SE MM-H Muhammad Haris SS MSi (Yaris) semakin solid, kompak dan yakin menang, saat pemungutan suara 8 Mei mendatang. Salah satu upaya untuk memupuk dan meningkatkan kesolidan itu adalah dengan penggemblengan kader, terutama yang ada di tingkat kelurahan.
Pernyataan itu dikemukakan Ketua Tim Pemenangan Yaris Prof DR H Haryoko RD PhD Akp, saat ditemui disela-acara penggemblengan kader sekaligus jalan sehat di lapangan Tegalrejo, Kecamatan Argomuly, Minggu (10/4). Hadir dalam acara itu cawawali Muhammad Haris dan Ketua DPC PPP Kota Salatiga Slamet Sarmidin. Acara berjalan dengan meriah dan dihadiri 800 kader dan warga Kelurahan Tegalrejo dan sekitarnya.
Salah satu tujuan acara itu adalah sebagai bagian dari mewujudkan masyarakat Salatiga yang sehat. Terlebih, masalah kesehatan adalah bidang yang akan menjadi perhatian serius dari pasangan Yaris yang diusung koalisi PIS-PKS-PPP dan Partai Demokrat.
Haryoko yang pakar akupunktur terkenal itu menandaskan, seluruh kekuatan yang mendukung Yaris akan bekerja keras untuk memenangkan pasangan nomor urut 3 tersebut. "Warga Salatiga menginginkan sosok pemimpin yang bisa mengayomi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali," tegasnya.
Tak lupa, dia juga berharap agar para kader dan simpatisan Yaris selalu santun, elegan dan berhati-hati dalam mencari dukungan kepada masyarakat.

( Basuni Hariwoto / CN14 / JBSM )
  nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com

Senin, 04 April 2011

Jangan Gunakan Isu Agama di Pilwalkot 2011

image
Salatiga, CyberNews. Isu-isu tentang keagamaan jangan digunakan dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali  Kota (Pilwalkot) 2011. Pasalnya, hal itu bisa membenturkan umat beragama serta merusak tatanan kerukunan umat beragama yang saat ini sudah terjalin dengan baik di Kota Salatiga.
Hal tersebut dikemukakan pengurus Badan Koordinasi Gereja se-Salatiga (BKGS) Pendeta DR Surya Kusuma STh MMi, saat menerima pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor urut tiga, Yuliyanto SE MM-H Muhammad Haris SS MSi (Yaris), Senin, (4/4).
Surya juga mengharapkan agar siapa pun yang nantinya menang dan terpilih, agar tidak melecehkan calon lain yang tidak terpilih. "Yang menang ojo dumeh, sedangkan yang tidak terpilih agar bisa menerima dengan hati yang tenang dan tabah," tandas Surya Kusuma, di hadapan pasangan Yaris, yang saat itu hadir didampingi isteri masing-masing.
Dalam kesempatan yang dihadiri beberapa pendeta dari berbagai gereja tersebut, Yaris berkesempatan untuk memperkenalkan diri. Haris mengatakan, dirinya merasa senang dan bahagia karena bisa bertemu langsung dengan para pendeta untuk bertukar pikiran.
Selama ini, banyak isu yang tidak benar yang ditujukan kepada dia dan isterinya, terlebih menyangkut masalah kebersamaan dalam kehidupan beragama. Padahal, menjalankan ibadah merupakan hubungan personal antara manusia dengan Tuhan.
Sementara hubungan sosial kemasyarakatan antar umat beragama harus tetap terjalin harmonis. "Yaris sendiri selalu sepakat untuk menjaga kebersamaan yang selama ini berjalan baik,” ujarnya.
Hal senada ditandaskan Yuliyanto. "Selama ini kehidupan umat beragama di Salatiga sudah terjalin dengan baik, itu yang harus senantiasa dipertahankan," tegas pria kelahiran Jagalan, Cebongan, Argomulyo tersebut .

( Basuni Hariwoto / CN26 / JBSM )
nikmati berita terkini lewat http://suaramerdeka.com

Jumat, 01 April 2011

Yaris Kunjungi Tokoh Umat Katholik

Salatiga, CyberNews. Bila diberi amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, pasangan nomor urut tiga Yuliyanto SE MM-H Muhammad Haris SS MSi memiliki beberapa prinsip yang akan selalu dijunjung tinggi. Yakni prinsip kebaikan dan kesinambungan dan prinsip kebersamaan dan keragaman. Selain itu, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, maka bidang pendidikan dan kesehatan akan menjadi salah satu prioritas dalam membangun Kota Salatiga lima tahun ke depan.
Hal tersebut dikemukakan pasangan Yaris saat bersilaturahmi dengan tokoh pemuka agama Katholik Romo Yeremias Balapito Duan MSF di gedung Pastoran Gereja Santo Paulus Miki yang ada di Jalan Diponegoro, Jumat (1/4). Kepada Romo Yeremias, Yuliyanto mengatakan bila sebagai orang Salatiga asli, dia mengetahui bila Salatiga sejak dahulu dikenal sangat majemuk, yang terdiri atas berbagai suku, agama dan golongan.
"Saat bersekolah di SMP Stella Matutina, saya juga sering dimarahi suster karena mereka mengajar dengan disiplin," kata pria kelahiran Cebongan. Sontak, hal itu membuat mereka yang ada di ruangan tersenyum, termasuk Romo Yeremias. Dalam kesempatan itu, Yaris kembali menandaskan bila mereka menjunjung pluralisme, dan kemajemukan itulah yang membuat Salatiga dijuluki Indonesia mini.
Romo Yeremias sendiri mengungkapkan, bila memang pasangan Yaris diberi kuasa Tuhan untuk memimpin masyarakat dan Kota Salatiga lima tahun ke depan, maka dia menitipkan kelompok miskin, kecil, lemah, tersingkir dan difabel untuk bisa diayomi serta lebih diberdayakan. Karena sampai saat ini, kelompok itu masih banyak yang belum mendapatkan perhatian yang baik.

( Basuni Hariwoto / CN14 / JBSM )
  nikmati berita terkini lewat http://suaramerdeka.com

Kamis, 31 Maret 2011

YARIS Komitmen Menjaga Kemajemukan Salatiga

Salatiga, CyberNews. Pasangan nomor urut 3 Yuliyanto SE MM-H Muhammad Haris SS MSi (Yaris) memiliki komitmen untuk senantiasa menjaga kemajemukan masyarakat serta kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Salah satu dasarnya masyarakat Kota Salatiga yang terbentuk dan terdiri atas berbagai suku, agama dan etnis.
Masyarakat yang plural itulah yag selama ini memberikan nuansa dan membangun Kota Salatiga. Salah satu komitmen itu diwujudkan dengan menandatangani kontrak politik berisi komitmen menjaga kerukunan dan toleransi umat beragama, saat Yaris melakukan pertemuan dengan Persekutuan Hamba Tuhan Garis Depan Salatiga, Kamis (31/3).
"Yaris memiliki komitmen yang kuat untuk masalah kemajemukan, kerukunan dan toleransi masyarakat Salatiga. Kami juga sangat tahu dan menyadari Salatiga adalah Indonesia mini yang pluralistik," kata Yuliyanto pria kelahiran Salatiga yang juga anggota DPRD tersebut.
Muhammad Haris mengemukakan, selama menjadi anggota DPRD Provinsi Jateng selama dua periode, dirinya tidak pernah melakukan diskriminasi dan tidak ada masalah dengan masalah saat membahas masalah keagamaan.
Haris mengungkapkan, betapa semakin dekat pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) 2011, dirinya semakin gencar memperoleh serangan kampanye hitam. Diantaranya adalah yang menyebutkan bila isterinya memakai cadar, padahal hal itu sama sekali tidak benar. "Isteri saya adalah seorang pendidik dan sebentar lagi juga akan diwisuda pascasarjana pendidikan," tandas alumni Fakultas Sastra UGM dan Pascasarjana Undip tersebut.
Saat ditanya tentang masalah Salib Putih, dengan tegas pasangan Yaris yang diusung koalisi PIS-PKS-PPP dan Partai Demokrat itu  menandaskan bila pihaknya sangat menghormati hukum dan menghormati perjanjian yang memang sudah ada. "Kontrak politik
yang kami teken adalah salah satu bukti komitmen kami," tegas Haris.

( Basuni Hariwoto / CN27 / JBSM )
nikmati berita terkini lewat http://suaramerdeka.com

Rabu, 30 Maret 2011

Basis Nomor 1, Dihati 2, Yaris 3, Poros 4

image
Salatiga, CyberNews. Pengundian nomor urut pasangan calon wali kota (cawali) dan calon wakil wali kota (cawawali) Kota Salatiga berjalan dengan tertib dan lancar, Rabu (30/3) di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga. Acara juga berjalan meriah karena setiap pasangan calon datang dengan diiringi ratusan pendukung mereka.
Pasangan H Bambang Supriyanto SH MM-Ir Hj Adriana Susi Yudhawati MPd (Basis) yang datang paling awal dibandingkan pasangan calon lainnya mendapat nomor urut 1. Pasangan Ir Hj Diah Sunarsasi-Milhous Teddy Sulistio SE (Dihati) nomor 2.
Duet Yuliyanto SE MM-H Muhammad Haris SS MSi (Yaris) nomor 3 dan nomor 4 adalah pasangan H Bambang Soetopo SE-Rosa Darwanti SH MSi (Poros). Dalam acara yang juga dihadiri oleh Wali Kota John Manuel Manoppo SH, Kapolres Salatiga AKBP Susetio Cahyadi SIK MH serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Albert Iwan Kapuy SH tersebut, keempat pasangan juga membacakan ikrar damai.
Inti dari ikrar damai tersebut adalah akan melaksanakan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) 2011 dengan aman dan damai serta mengendalikan massa pendukung untuk menaati peraturan perundang-perundangan yang berlaku.
Anggota KPU Kota Salatiga Husodo Wiyatmo SH MHum mengatakan, KPU juga sudah mengatur jadwal kampanye untuk para pasangan. "Kampanye akan dilaksanakan mulai 21 April-4 Mei mendatang," kata Husodo.
Anggota KPU lainnya Satuf Rohul Hidayah SE menambahkan, pada 21 April akan dilakukan uji visi misi keempat pasangan cawali dan cawawali. Selain itu, KPU juga sudah mengagendakan debat publik bagi keempat pasangan.
Pelaksanaan debat publik akan digelar 26 April mendatang, namun belum dipastikan lokasi debat publik. Hidayah menandaskan, KPU juga sudah menyiapkan beberapa lokasi lapangan yang bisa dipergunakan untuk kampanye terbuka bagi pasangan. "Selain itu, mereka juga bisa menggelar kampanye di gedung pertemuan," tegasnya.

( Basuni Hariwoto / CN26 / JBSM )
nikmati berita terkini lewat http://suaramerdeka.com